Saturday, March 19, 2011

TEKNIK DASAR SURVIVAL (Bag-1)

PENGERTIAN DASAR
Survival bersasal dari kata SURVIVE (mempertahankan hidup) yang artinya Teknik/cara untuk mempertahankan hidup dalam kondisi dan situasi yang kurang menguntungkan / distress yang disebabkan oleh: Tersesat di daerah yang tidak dikenal, Perbekalan habis, Kecelakaan dalam satu perjalanan, dll 

PRINSIP UTAMA 
Save 
Amankan diri anda dari segala sesuatu yang bisa menghambat setiap pergerakan dalam usaha untuk keluar dari kondisi ini (cuaca, binatang, dll) 


Urgent
Buatlah perencanaan untuk hal yang akan dilakukan berdasarkan skala prioritas (Lakukan hal-hal yang dianggap lebih penting) 


Rest & Relax
Tetap tenang dan dan istirahatlah secara teratur dan sesering mungkin untuk menenangkan pikiran agar tetap / lebih jernih 


Variation Food
Jika perbekalan habis, makanlah makanan yang disediakan alam, jangan makan satu jenis makanan terlalu banyak. Variasiasikan untuk menghindari keracunan makanan. 


Instinct & Intelligent
Gunakan akal sehat serta naluri kita untuk mencari jalan keluar dengan tidak membuang banyak tenaga (pengeluaran kalori paling banyak adalah saat menebas) 


Viva & Victory
Hargai nyawa kita dan tetap yakin bahwa kita bisa keluar dari kondisi ini 


Enter the Theory & Evaluation
Aplikasikan segala teori tentang Teknik Hidup di Alam Bebas dan jangan lupa untuk melakukan evaluasi diri atas segala yang telah kita kerjakan. 

FAKTOR UTAMA YANG HARUS DIHADAPI 

FAKTOR ALAM
Kondisi alam yang ekstrim bisa melemahkan kondisi survivor, di mana tubuh akan berusaha menyesuaikan dengan lingkungannya dan kadang terjadi penguapan panas tubuh dengan cara :
  1. RESPIRASI     (Pernafasan)
  2. RADIASI (Pancaran)
  3. KONDUKSI (Penghantaran melalui kontak)
  4. KONVENSI (Penghantaran melalui aliran udara)
  5. EVAPORASI (Penguapan)
Faktor lain yang ditimbulkan oleh alam : 

OKSIGEN
Setiap penambahan ketinggian 100m maka tekanan oksigen akan turun sebesar 1 atm, sehingga, makin tinggi kita mendaki, maka kadar oksigen yang kita hirup akan semakin tipis, sedangkan tanpa oksigen, mausia normal hanya dapat bertahan maksimal 3 menit 

AIR 
Kadang sorang survivor sulit mendapatkan air, sehingga menyebabkan terjadinya dehidrasi, karea berkurangnya kadar cairan dalam tubuh. 

GAS BERACUN
Kita perlu waspada, terutama jika berada di gunung berapi, karena kadang terdapat banyak tempat yang mengeluarkan gas beracun yang mematikan. Gas ini kadang tidak berbau dan berasa. Ciri utama biasanya terlihat dengan banyak bangkai binatang, dan bila kita menyalakan korek, api langsung padam. 


FAKTOR MAKHLUK LAIN 

TUMBUHAN 
Kita harus mengenal betul jenis tumbuhan yang ada di sekitar kita, sehingga dapat menentukan dengan pasti, tumbuhan yang dapat dimakan dan yang tidak.

HEWAN
Waspadalah terhadap hewan pengganggu yang ada di sekitar kita terutama terhadap hewan carnivore dan hewan lain yang bisa menjadi predator (gajah, badak, babi hutan, lebah, kerbau liar dll) 

ORANG ASING / SUKU TERASING
Waspadai orang asing terutama suku-suku terasing yang kadang sulit menerima pendatang. Gunakan pendekatan-pendekatan secara perlahan. 


FAKTOR DIRI SENDIRI 

FISIK
Kadang fisik yang tidak terlatih, akan rentan terhadap kondisi ektrim di alam bebas, untuk itu perlu dilakukan persiapan-persiapan yang matang 

MENTAL
Faktor ini adalah yang paling penting yang harus selalu dipersiapkan, karena mental yang lemah akan mempengaruhi turunnya daya tahan fisik kita. 

PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN
Sangat perlu bagi kita untuk mengetahui Teknik Hidup di Alam Bebas baik secara teori maupun praktek di lapangan 


TINDAKAN SURVIVOR
Dalam kondisi survive di alam bebas, ada beberapa hal utama yang harus dihindari oleh survivor adalah : 

PANIK
Ancaman terbesar adalah rasa panik yang berlebihan, di mana pada keadaan panik survivor akan mempercepat jalannya kea rah kematian 

STRESS
Rasa panik biasanya akan diikuti rasa stress. Jika sudah masuk ke tahap ini, survivor akan cenderung tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan tidak memikirkan resiko yang akan timbul dari keputusan tersebut. Tenaga yang terbuang percuma sangat besar. 

CEROBOH
Saat Stress, kecerobohan akan terjadi dengan sendirinya, mulai dari menurunnya daya control tubuh dan daya piker sehingga tanpa disadari, tindakan-tindakan yang dilakukan pada akhirnya akan mencelakakan dirinya sendiri karena dilakukan tanpa perhitungan.

Dalam kondisi survive di alam bebas, beberapa hal yang HARUS DILAKUKAN oleh survivor berdasarkan kondisi dan situasi adalah : 

TETAP TINGGAL DITEMPAT
Hal ini dilakukan dengan harapan dapat ditemukan oleh regu pencari atau orang yang kebetulan lewat, jika kondisi dan situasi sebagai berikut :
  • Kondisi fisik tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan
  • Posisi mudah dilihat dari udara dan mudah ditemukan dari darat
  • Cukup persediaan makanan dan air, serta tidak terlihat tanda-tanda gangguan binatang buas dll

MENCARI JALAN KELUAR
Jika kondisi fisik memungkinkan, usakan bergerak secara perlahan dan efektif untuk menghemat tenaga. Gunakan pedoman berikut ini :
  • Tentukan Posisi
  • Cari tempat terbuka atau ketinggian untuk melakukan Orientasi Medan
  • Bawa perbekalan yang memadai (makanan dan air) dan berjalan pada siang hari
  • Jika berada di daerah pegunungan, gunakan lintasan pada punggungan
  • Buatlah tanda jejak yang sifatnya Universal
  • Jika mengikuti aliran sungai, lakukan pada siang hari untuk menghindari jeram
  • Buatlah tanda Komunikasi Lapangan dalam SAR, jika menemukan medan terbuka

No comments:

Post a Comment

Infolinks In Text Ads